SKP Kab. Karanganyar


SKP Kab. KARANGANYAR

KATA OPERASIONAL DALAM MENYUSUN TUGAS POKOK JABATAN

 

JABATAN

KATA OPERASIONAL

PEJABAT ESELON I Merumuskan kebijakan, Menetapkan, Mengembangkan dan Menyelenggarakan
PEJABAT ESELON II Menyelenggarakan dan Menetapkan
PEJABAT ESELON III Merumuskan, Melaksanakan, Mengembangkan dan Mensosialisasikan
PEJABAT ESELON IV Memproses, Merancang, Menyusun, Melakukan, dan Mengerjakan
PEJABAT FUNGSIONAL UMUM Menyiapkan, Mengetik, Mengumpulkan Bahan, Membayar, Mendokumentasikan, Mengolah Data dan sebagainya

PEJABAT FUNGSIONAL TERTENTU

Kata Operasional yang digunakan disesuaikan dengan tingkat jabatan fungsional tertentu

Download SKP klik disini  

Sampingan | Posted on by | Tag , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

BAHAN UJI PUBLIK KURIKULUM 2013


Pengembangan Kurikulum 2013 merupakan bagian dari strategi meningkatkan capaian pendidikan. Disamping kurikulum, terdapat sejumlah faktor diantaranya: lama siswa bersekolah; lama siswa tinggal di sekolah; pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; buku pegangan atau buku babon; dan peranan guru sebagai ujung tombak pelaksana pendidikan.

Orientasi Kurikulum 2013 adalah terjadinya peningkatan dan keseimbangan antara kompetensi sikap (attitude), keterampilan (skill) dan pengetahuan (knowledge). Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 20 Tahun 2003 sebagaimana tersurat dalam penjelasan Pasal 35: kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Hal ini sejalan pula dengan pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu.

Sejumlah hal yang menjadi alasan pengembangan Kurikulum 2013 adalah (a) Perubahan proses pembelajaran [dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu] dan proses penilaian [dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output] memerlukan penambahan jam pelajaran; (b) Kecenderungan akhir-akhir ini banyak negara menambah jam pelajaran [KIPP dan MELT di AS, Korea Selatan]; (c) Perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat, dan (d) Walaupun pembelajaran di Finlandia relatif singkat, tetapi didukung dengan pembelajaran tutorial

Sementara itu, Kurikulum 2006 memuat sejumlah permasalahan diantaranya: (1) Kurikulum belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (2) Kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; (3) Beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (4) Kurikulum belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (5) Standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (6) Standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (7) Dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.

Tiga faktor lainnya juga menjadi alasan Pengembangan Kurikulum 2013 adalah, pertama, tantangan masa depan diantaranya meliputi arus globalisasi, masalah lingkungan hidup, kemajuan teknologi informasi, konvergensi ilmu dan teknologi, dan ekonomi berbasis pengetahuan.

Kedua, kompetensi masa depan yang antaranya meliputi kemampuan berkomunikasi, kemampuan berpikir jernih dan kritis, kemampuan mempertimbangkan segi moral suatu permasalahan, kemampuan menjadi warga negara yang efektif, dan kemampuan mencoba untuk mengerti dan toleran terhadap pandangan yang berbeda.

Ketiga, fenomena sosial yang mengemuka seperti perkelahian pelajar, narkoba, korupsi, plagiarisme, kecurangan dalam berbagai jenis ujian, dan gejolak sosial (social unrest). Yang keempat adalah persepsi publik yang menilai pendidikan selama ini terlalu menitikberatkan pada aspek kognitif, beban siswa yang terlalu berat, dan kurang bermuatan karakter.

Buat anda yang menginginkan bahan uji publik kurikulum 2013 dalam bentuk pdf bisa anda klik  disini.

Dan untuk anda yang ingin berkomentar tentang Bahan Uji Publik 2013 secara resmi bisa langsung anda klik disini dan diharapkan anda login atau mendaftar terlebih dahulu di menu kanan atas 

Dipublikasi di Kesiswaan | Tag , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

PENGAJUAN NUPTK


Sebagai wujud nyata dari usaha peningkatan sumber daya manusia pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMPK&PMP) memfokuskan kepada program kompetensi guru, sertifikasi guru, evaluasi kinerja guru yang telah bersertifikat, diklat penguatan kepala sekolah dan pengawas serta evaluasi diri sekolah. Untuk mencapai tujuan dan sasaran program tersebut, diperlukan data PTK yang akurat dan lengkap.

Tahun 2012 ini, Badan PSDMPK&PMP membuat terobosan baru dalam memutahirkan data NUPTK yang sudah dirintis sejak tahun 2006 yaitu perluasan simpul pemutahiran hingga di tingkat kecamatan dan sekolah. Perluasan simpul pemutahiran data yang mendekatkan dengan sumber data yaitu sekolah dan PTK ini diharapkan dapat mempercepat pemutahiran data di tahun ini. BPSDMPK dan PMP mencanangkan tahun 2012 sebagai tahun registrasi ulang NUPTK bagi seluruh PTK yang sudah dan belum ber NUPTK.

Pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pemutahiran data NUPTK 2012 bagi PTK. Dengan terselenggarakannya kegiatan ini diharapkan akan dapat memperkokoh upaya dalam membangun Data Pokok Pendidikan (Dapodik)..

Terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyusunan pedoman ini. Semoga pedoman ini bermanfaat bagi seluruh yang berkepentingan di tingkat pusat dan daerah.

untuk pengajuan dan Pedoman  NUPTK selanjutnya dapat di download disini

Dipublikasi di Ketenagaan | Tag , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar